Pages

Sabtu, 18 Oktober 2014

KINA Tanaman Yang Kaya Manfaat Tapi Mulai Punah

KINA


Nama latin : Cinchona Calisaya
Nama lokal : Kina kalisaya
Diskripsi Tanaman : Pohon kina ini kulitnya berasa pahit. Tanaman ini tergolong tanaman yang menyerbuk silang dan sangat hetezigot. Oleh karena itu hasil penyerbukan dengan bijinya sangat beragam. Tanaman kina kalisaya ini tumbuh liar dihutan basah dan hutan berlumut, di pegunungan Andes, pada ketinggian 1050 m – 1500 m diatas permukaan laut, terutama di Peru bagian selatan dan Bolivia. Tanaman herbal Kina ini tumbuh baik pada lereng gunung dengan curah hujan diatas 2000 mm setahun dan tersebar merata sepanjang tahun, dengan iklim yang lembab dan suhu antara 12 – 21 derajat celcius. Dari daerah asalnya dipegunungan Andes tanaman ini menyebar ke Indonesia dan India. Di pulau Jawa tanaman ini dibudidayakan didaerah pegunungan dengan ketinggian antara 800 – 1600 m diatas permukaan laut.
Ciri-ciri tanaman herbal Kina kalisaya :
Kulit : Berasa pahit. Daun : letak daun berhadapan, bentuk bundar telur sungsang lonjong, panjang 8 – 15 cm dan lebar 3 – 6 cm. Permukaan bagian bawah berambut halus seperti beludru terutama pada daun yang masih muda, panjang tangkai 1 – 1,5 cm. Daun penumpu lebih panjang dari tangkai, bila sudah terbuka daun penumpu akan gugur. Bunga : Perbungaan malai, berambut halus seperti beludru, kelompok bunga-bunga mengumpul disetiap ujung perbungaan. Kelompok bunga berbentuk tabung dan bergigi dibagian atasnya. Bunga berbentuk bintang, berbau wangi, panjang tabung 9 mm. Helaian mahkota bagian dalam berwarna merah menyala, berambut rapat dan pendek. Panjang benang sari setengan dari bagian tabung bunga. Buah : berwarna kemerahan bila telah masak, berbentuk seperti telur. Biji : Berbentuk lanset ellips, panjang 4 mm dan bersayap. Kandungan Zat berkhasiat pada tanaman herbal Kina : Tanaman herbal kina ini mengandung berbagai macam zat yang dapat digunakan sebagai obat herbal. Adapun kandungannya adalah sebagai berikut : Alkaloida, Kinina, Kinidina, Sinkonina, Sinkonidina, Asam kinat, Asam kinatanat, Zat kina.
Kina merupakan tanaman obat berupa pohon yang berasal dari Amerika Selatan di sepanjang pegunungan Andes yang meliputi wilayah Venezuela, Colombia, Equador, Peru sampai Bolivia. Daerah tersebut meliputi hutanhutan pada ketinggian 900-3.000 m dpl.
Bibit tanaman kina yang masuk ke Indonesia tahun 1852 berasal dari Bolivia, tetapi tanaman kina yang tumbuh dari biji tersebut akhirnya mati. Pada tahun 1854 sebanyak 500 bibit kina dari Bolivia ditanam di Cibodas dan tumbuh 75 pohon yang terdiri atas 10 klon.

Manfaat tanaman Kina yaitu Kulit kina banyak mengandung alkaloid-alkaloid yang berguna untuk obat. Di antara alkaloid tersebut ada dua alkaloid yang sangat penting yaitu kinine untuk penyakit malaria dan kinidine untuk penyakit jantung. Manfaat lain dari kulit kina ini antara lain adalah untuk depuratif, influenza, disentri, diare, dan tonik.
Sebagai obat yang sangat ampuh untuk mengobati malaria. Mengobati penyakit jantung. Sebagai obat untuk kejang otot. Sebagai tamiflu pada flu burung. Sebagai katalis yang baik pada proses berbagai idustri minuman. Sebagai Biopestisida atau pestisida nabati dan Sebagai bahan kosmetika.


0 komentar:

Posting Komentar